Bagi penghobi kicau mania tumbuhnya sudah mengenal yang namanya burung kacer. Burung kacer dengan nama lain marpie robin adalah burung yang sudah banyak kita temukan di Indonesia. Banyak sekali pecinta burung yang suka akan kualitas suara yang dimiliki oleh burung kacer tersebut. Maka dari itu, saat ini juga sudah banyak sekali para penghobi ayam yang mencoba kesuksesan pada Ternak burung Kacer tersebut. Tentunya untuk memulai ternak seperti ini kalian harus mengetahui terlebih dahulu tips ternak kacer yang sesuai. Agar nantinya bisa mendapatkan kualitas terbaik pada burung tersebut.

Ada banyak sekali jenis burung kacer yang diternak khususnya di Indonesia saat ini. Hanya untuk burung kacer Jawa, burung kacer poci. Kedua jenis burung ini menjadi salah satu Primadona yang paling banyak penyebarannya di Indonesia. Perbedaan dari kedua jenis burung tersebut ada pada bagian warna. Untuk kacer Jawa memiliki bulu yang dominan warna hitam. Sedangkan untuk kacer poci memiliki warna bulu yang dominan putih.

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas beberapa tips mudah yang bisa kalian terapkan di rumah untuk beternak burung Kacer. Jadi nantinya bisa kalian jadikan pedoman untuk Anda yang ingin sukses ternak burung tersebut. Karena saat ini sudah banyak sekali penghobi ayam yang sukses Dengan ternak burung berkualitas tersebut.

pxhere.com

Tahapan Pemula Yang Ingin Ternak Sukses Burung Kacer

Untuk Anda yang masih pemula dalam dunia peternakan burung seperti ini harus paham terlebih dahulu beberapa tahapannya. Untuk merawat burung memang berbeda ketika kita ingin beternak burung tersebut. Maka dari itu, tahapan demi tahapan harus kalian perhatikan agar hatinya bisa sukses dan bisa mendapatkan produk anak kacer yang berkualitas bagus.

  1. Langkah yang pertama adalah mempersiapkan terlebih dahulu kandang yang akan digunakan untuk peternakan. Kandang yang bersih dan tentunya memiliki desain yang bagus tentunya akan memberikan kualitas terbaik untuk burung. Kualitas terbaik pada kandang adalah kualitas kandang yang mudah untuk dibersihkan. Jadi usahakan kalian harus bisa menggambar terlebih dahulu Bagaimana desain kandang yang cocok untuk beternak burung tersebut. Seperti contoh untuk panjang 100 cm serta untuk lebar 100 cm, sedangkan untuk tinggi ke kandang tersebut bisa kalian gunakan ukuran 200 cm.
  2. Berikutnya adalah persiapan indukan kacer. Saat ini sudah banyak sekali cara yang bisa kalian terapkan untuk memilih indukan kacer. Seperti contoh ketika kalian ingin memilih indukan kacer betina. Untuk memilih indukan kacer seperti ini sangatlah susah ketika kalian belum terbiasa. Dan yang paling susah untuk memilih indukan tersebut adalah indukan betina. Yang mempengaruhi untuk kuantitas anakan burung tersebut adalah dari indukan betina. Sedangkan untuk indukan jantan burung tersebut bisa menyesuaikan kualitas yang kalian harapkan. Kalian harus mengetahui terlebih dahulu ciri yang ada pada indukan berkualitas. Seperti halnya untuk kualitas fisik burung tanpa adanya cacat sama sekali. Berikutnya adalah berbadan besar dan tentunya panjang. Selain itu dilihat dari kualitas pergerakan yang energik serta aktif.

    pxhere.com
  3. Berikut ini adalah tahapan penjodohan pada burung tersebut. Ketika kalian sudah mendapatkan kedua indukan tersebut, tahapan berikutnya adalah menjodohkan kedua induk. Caranya sangatlah mudah sekali. Kalian tinggal memasukkan indukan tersebut di dalam satu kandang yang sama. Setelah itu kalian tinggal membiarkan saja untuk melakukan proses perkawinan. Untuk masa perkawinan indukan tersebut paling standar yaitu kurang lebih 10 bulan. Jadi ketika burung kalian belum mencapai usia tersebut jangan sampai kalian jadikan bahan indukan. Nantinya juga akan berpengaruh pada anak burung tersebut yang kurang maksimal.
  4. Berikutnya adalah pada masa bertelur. Jadi ketika memasuki masa seperti ini kalian harus mempersiapkan terlebih dahulu tempat yang akan digunakan untuk bertelur burung. Usahakan untuk tempat untuk bertelur burung seperti ini harus sesuai standar. Kurang lebih selama 2 minggu indukan tersebut akan mengerami telur tersebut. Jadi usahakan Kalian juga harus memperhatikan pada suhu di kandang untuk mengerami telur tersebut. Proses perawatan pada indukan betina saat mengerami telur memang sangatlah susah. Di mana indukan betina memang gampang stress jika tidak memenuhi standar dalam hal perawatan yang benar. Maka dari itu, silakan kalian hindari pada ada beberapa faktor yang menyebabkan burung tersebut stres.
  5. Untuk tahapan berikutnya adalah meloloh piyik burung tersebut. Silakan kalian berikan makanan sesuai dengan kebutuhan anak burung tersebut. Saat ini sudah banyak sekali toko perlengkapan untuk perawatan burung yang menyediakan pakan khusus untuk piyik. Jadi kalian harus bisa meloloh burung yang masih kecil.
pxhere.com

Jika nantinya burung tersebut sudah dewasa langsung kalian berikan pelatihan dengan menggunakan master MP3 kacer. Dengan menggunakan mistar seperti ini pasti akan lebih cepat panjang untuk suara yang dihasilkan dari burung tersebut. Sehingga nantinya jika kita ikutkan dalam event kemungkinan akan bisa memenangkan pertandingan. Beberapa langkah di atas tadi jika kalian terapkan pasti akan bisa sukses dalam dunia ternak burung.

Berikut ada beberapa informasi terkait dengan ternak burung Kacer khusus untuk para pemula.

Tips Ternak Burung Kacer Untuk Pemula

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *