Jualan hamster tidak lagi dipandang sebelah mata. Ide bisnis ini nyatanya bisa menebalkan saku kantong dalam waktu yang singkat. Apalagi modal awalnya sangatlah murah.

Hamster sendiri sudah memiliki peminat belakangan ini. Hewan mungil ini diidolakan oleh banyak orang. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Hewan mirip tikus ini memiliki ciri khas dengan keaktifannya. Tak hanya itu saja, bentuknya yang lucu membuat banyak orang tertarik untuk memeliharanya. Oleh karenanya, tidak salah jika Anda memanfaatkannya sebagai lahan bisnis.

Ada beberapa alasan kenapa sebaiknya berbisnis hamster ini. Ini berhubungan dengan pendapatan yang didapatkan. Diantaranya adalah sebagai berikut ini.

Tidak Sepi Peminat

Di era sekarang, banyak orang yang hobi memelihara hewan. Ada yang berupa reptile, burung, maupun hewan pengerat. Masing-masing memiliki peminatnya sendiri.

Hamster sendiri menjadi hewan pengerat yang disukai oleh semua kalangan. Memang tidak bisa diabaikan jika ada sebagian orang yang geli melihatnya. Karena hewan ini mirip dengan tikus.

Walaupun begitu, hewan ini masih mendapatkan tempat di hati penghobinya. Banyak penghobi yang gemar mengoleksi jenis-jenis hamster. Diantaranya adalah Campbell, whinter white shapire, syirian long hair dan masih banyak lagi.

Masing-masing jenis ini memiliki peminat sendiri. Dan jumlahnya sangat besar. Makanya, tidak mengherankan jika jualan hamster ini cukup menjanjikan keuntungan.

Modal Minim Untung Besar

Ketika berjualan hewan kecil ini, Anda akan memperoleh hasil yang sangat besar. Ini terhitung dari modal awal yang disediakan serta biaya operasionalnya.

Sedari awal, Anda bisa memulainya dengan membeli indukannya sepasang. Harga belinya di kisaran 100 ribu rupiah. Tergantung jenis dan umurnya.

Dari sepasang indukan, Anda bisa memulainya dengan menternakkan hamster. Ketika Anda sukses melakukan pemeliharaannya, hewan kecil ini bisa berkembang biak dengan sangat baik.

Normalnya, hamster ini bisa melahirkan sekitar 4-8 ekor anakan. Terkadang ada yang mencapai 12 ekor. Hanya saja, kondisi tersebut jarang terjadi dan biasanya rawan mengalami kematian.

Setelah anakan ini cukup dewasa, Anda bisa memulainya untuk menjualnya. Harga satuannya di kisaran 20 – 90 ribu rupiah. Ini tentunya tergantung pada jenis hamster yang dibudidayakan.

Dari sini, Anda bisa menghitung sendiri dari modal awal dan pemasukan bukan? Menariknya, Anda masih bisa menyimpan indukannya agar bisa melahirkan anakan di bulan-bulan selanjutnya.

Hamster Melahirkan Beberapa Kali Dalam Setahun

Hamster dikatakan menguntungkan lantaran nilai jualnya yang tinggi. Bagian paling menariknya, hamster juga cepat berkembang biak. Bahkan dalam sekali melahirkan, hewan kecil ini bisa melahirkan sampai 8 ekoran.

Indukan dewasa ini juga bisa melahirkan beberapa kali dalam setahun. Pasalnya, siklus kehidupannya yang pendek memungkinkan hewan bisa melahirkan beberapa kali dalam setahun.

Bisa dibayangkan sendiri dari siklus kehidupan hewan dewasa ini. Hamster nyatanya hanya butuh 21 hari untuk mengandung. Setelah itu, anakan siap dilahirkan dengan jumlah tertentu.

Kemudian masa mengasuhnya biasanya hanya memakan waktu sekitar 1-2 bulanan. Masa ini dianggap sudah cukup untuk membuat anakan mulai beradaptasi dengan kehidupan barunya. Artinya, anakan sudah siap untuk disapih.

Setelah disapih, biasanya anakan akan dipisahkan dengan indukan. Sementara indukan bisa dipasangkan kembali. Akhirnya, terjadilah proses perkawinan yang serupa seperti sebelumnya.

Perlu dipahami bahwa produktifitas hamster ini terjadi selama puluhan kali. Normalnya, hamster akan mengalami proses melahirkan kira-kira 30 kali dalam rentang kehidupannya. Setelah itu, hamster sudah mengalami penurunan sehingga kurang pas untuk diternakkan.

unsplash.com

Perawatan Mudah

Berbeda dengan hewan peliharaan lainnya, hamster tergolong sangat mudah untuk dipelihara. Proses pemeliharaannya bisa dipelajari langsung melalui berbagai sumber. Misalnya bertanya langsung pada peternak/komunitas, atau langsung ke media internet.

Biasanya, Anda hanya perlu modal kandang yang berukuran sedang saja. Harganya tidak terlalu mahal. Apalagi jika Anda mampu membuatnya sendiri.

Kemudian untuk pakannya, hamster juga cukup mudah. Kacang-kacangan atau sayuran sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Namun Anda disarankan untuk tidak memberikan sayuran terlalu sering.

Yang paling penting, alasi kandang dengan pasir. Pasir ini memungkinkan hamster untuk hidup dengan lebih baik. Pasir ini juga akan mendorong hamster terhindar dari masalah stress.

Kalau sudah mampu melakukan perawatan seperti ini, Anda akan melihat hasilnya dalam waktu dekat. Kini, saatnya Anda melakukan penjualan sesuai ketersediaan stok. Semakin banyak jumlahnya, semakin banyak pundi-pundi uang yang bisa dikantongi.

Nah, untuk mengakomodir bisnis ini dengan baik, lakukan pencatatan laporan keuangan. Misalnya dengan mencatat laporan penjualan. Untuk memudahkannya, Anda bisa manfaatkan aplikasi penjualan agar bisnis jualan hamster ini lebih tertata.

 

Untung Besar, Yakin Tidak Mau Jualan Hamster?

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *